NGAKU SYEH dan WALI, DIPROTES WARGA


29 mei 2017
PUCAKWANGI - Ada kejadian unik di Pucakwangi, anggota GP Ansor bersama Bansernya melakukan rapat terkait dengan keberadaan salah seorang warga yang berinisial KMD yang mengaku-ngaku sebagai syekh keturunan sunan kudus.
KMD yang aslinya berasal dari desa Sundoluhur kecamatan Kayen juga melakukan legitimasi terhadap salah satu kuburan yang menurutnya adalah kuburan wali dan dibangun selayaknya makam-makam waliyullah, namun hal itu mendapat penentangan dari masyarakat sekitar Pucakwangi.
Masyarakat juga mengadukan kasus tersebut pada Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Pucawangi dan merapat ke lokasi untuk membicarakan jalan keluar atas polemik tersebut.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menceritakan tentang KMD yang menetapkan bahwa di desa Triguno kecamatan pucakwangi ada makam waliyullah yang bernama KH. Rahmat keturunan R. Rahmat Sunan Ampel yang ke 4, sontak pernyataan KMD tersebut menimbulkan keresahan warga sekitar.

hingga berita ini diterbitkan, masyarakat bersama pemuda Ansor masih berkumpul di lokasi desa triguno untuk melakukan negosiasi terkait pembongkaran makam tersebut. (pst-01)
Previous Post Next Post

Recent in Sports

{getMailchimp} $title={Stay Informed} $text={Subscribe to our mailing list to get the new updates.}